Pendidikan Karakter : Fungsi Dan Tujuan

By | 13 November 2019

Pengertian dari Pendidikan karakter adalah suatu usaha yang dilakukan manusia secara sadar dan terencana untuk mendidik guna membangun karakter pribadi yang baik sehingga nantinya dapat memberikan manfaat bagi diri sendiri dan juga lingkungannya. Kepribadian yang terbentuk dengan baik maka akan sangat mempengaruhi seseorang di kehidupan yang dijalaninya.

Pengertian lain dari pendidikan kepribadian seseorang adalah suatu system dari pendidikan yang memiliki tujuan untuk menanamkan nilai karakter tertentu pada seseorang atau peserta didik yang didalamnya berisi pengetahuan, kesadaran, kemauan dan juga tindakan untuk menjalankan nilai-nilai yang ada.

Pendidikan yang satu ini memilik hubungan yang begitu erat dan bahkan tidak dapat dipisahkan dengan yang namanya pendidikan moral. Ketika seseorang menjalani pendidikan karakter maka itu berarti orang tersebut juga akan menjalani pendidikan moral. Tujuan dari kedua jenis pendidikan ini baik itu pendidikan karakter ataupun pendidikan moral adalah sama-sama untuk membangun dan membentuk peserta didik agar nantinya memiliki kemampuan diri yang baik dan mampu menyempurnakan diri menuju kepada kehidupan yang lebih baik.

Pengertian Pendidikan Karakter

1.  T. Ramli
Pendapat yang pertama adalah berdasarkan dari T. Ramli yang menyatakan bahwa pendidikan karakter adalah pendidikan yang mengutamakan pada esensi dan maknan dari akhlak serta moral sehingga peserta didik akan memiliki kepribadian yang baik.

2.  Thomas Lickona
Pendapat yang selanjutnya adalah Thomas Lickona yang menyatakan jika pendidikan karakter adalah bentuk usada untuk memnbantu seseorang agar dapat memahami, menjalani dan memperhatikan nilai etika yang paling inti.

3.  John W. Santrock
Seprang ahli yang bernama John W. Santrock juga berpendapat bahwa character education adalah pendidikan yang diberikan kepada seseorang melalui pendekatan secara langsung kepada peserta didik untuk menanamkan nilai moral dan juga memberikan pelajaran mengenai pengetahuan tentang moral dan akhlak sehingga seseorang tersebut dapat menghindari perilaku yang dilarang dalam masyarakat.

4.  Elkind
Menurut Elkind, pendidikan karakter berari sebuah metode pendidikan yang dilakukan oleh guru atau pendidik untuk mempengaruhi karakter dari murid atau peserta didik.

Pada intinya, pendidikan karakter merupakan sebuah upaya edukasi untuk membentuk kepribadian dari peserta didik dan tentunya menuju para kepribadian yang baik dan bukan pada kepribadian yang buruk. Fungsi secara umum adalah untuk membentuk karakter seseorang sehingga orang tersebut dapat menjadi manusia yang bermoral, memiliki akhlak mulia, tangguh, bertoleransi, dan juga memiliki perilaku yang baik di manapun berada.

Fungsi

Pendidikan kepribadian berfungsi untuk mengembangkan potensi dasar yang ada pada manusia agar nantinya bisa menjadi manusia yang memiliki pemikiran yang baiik, hati yang baik dan juga perilaku yang baik. Ketika tiga hal tersebut dapat terbentuk dengan baik maka karakter seseorang tersebut akan membawanya pada kehidupan yang baik juga tentunya.

Fungsi selanjutnya adalah untuk membangun dan juga memperkuat perilaku dari seseorang dan masyarakat yang memiliki banyak budaya.

Selanjutnya adalah untuk meningkatkan dan juga membangun peradapan bangsa sehingga bisa lebih kompetitif dan juga baik dalam hubungan Internasional. Ketika masyarakat memiliki karakter yang baik maka akan memberikan nama dan kesan yang baik juga dimata dunia.

Pendidikan karakter yang paling awal sebaiknya diberikan dan didapatkan oleh seseorang sejak masik dini adalah dari keluarga terutama orang tua. Apabila orang tua mampu membangun dan juga memberikan pendidikan kepribadian yang baik kepada anak maka akan semakin mudah untuk menjadikan anak tersebut memiliki kepribadian yang baik dimasa yang akan datang. Orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam pendidikan karakter. Selain dari orang tua, untuk membentuk kepribadian seseorang  juga bisa didapatkan dari lingkungan, sekolah, dan lain sebagainya.

Bahkan saat ini media seperti TV, media social dan lain sebagainya juga bisa menjadi sebuah media yang dapat mempengaruhi karakter anak. Penting bagi orang tua untuk memberikan pengawasan terhadap apa yag dilihat anak karena dari apa yang dilihat tersebut anak juga bisa mengambil pelajaran dan juga meniru sehingga memiliki karakter seperti yang sering dilihatnya.

Tujuan

Pendidikan karakter diberikan kepada manusia dengan tujuan untuk membangun sebuah bangsa yang tangguh dengan masyarakat yang memililiki akhlak mulia, bertoleransi, bermoral dan juga bergotong-royong. Pendidikan seperti ini harus emiliki sumber yang jelas. Beberapa sumber utama dari pendidikan ini adalah dari agama, pancasila dan juga budaya. Ketika ketiganya diterapkan dengan baik dalam pendidikan karakter maka akan lebih mudah untuk membentuk kepribadian seseorang menjadi lebih baik.

Author: Yuli

Saya karyawan swasta yang memiliki ketertarikan dengan dunia digital khususnya blog dan SEO. Saat ini saya mengelola beberapa blog dengan berbagai tema. Semoga rangkaian kata yang saya tulis dapat memberikan manfaat untuk banyak orang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *