Pengertian Perilaku Menyimpang : Ciri, Jenis, Penyebab

By | 30 November 2019

Pengertian perilaku menyimpang ialah tindakan yang tidak sesuai dengan nilai dan norma-norma yang berlaku di dalam suatu masyarakat.

Seseorang atau pelaku yang melakukan perbuatan menyimpang dinamakan sebagai devian. Sedangkan, tingkah laku yang sesuai dengan norma dan nilai yang berlaku di dalam suatu masyarakat disebut konformitas.

Pengertian Perilaku Menyimpang

pengertian perilaku menyimpang

Berikut adalah pengertian perilaku menyimpang menurut para ahli :

Bruce J Cohen

Perilaku menyimpang ialah setiap perilaku yang tidak berhasil menyesuaikan diri dengan kehendak-kehendak kelompok sosial tertentu di dalam masyarakat.

James Vender Zender

Perilaku menyimpang merupakan perilaku yang dianggap sebagai hal tercela dan melanggar batas-batas toleransi oleh sejumlah besar orang.

Robert M.Z. Lawang

Perilaku menyimpang ialah segala tindakan yang menyimpang dari norma-norma yang berlakau di dalam suatu sistem sosial dan menimbulkan usaha dari pihak yang berwenang untuk memperbaiki perilaku-perilaku yang menyimpang.

Teori

Terdapat beberapa teori yang bisa kita gunakan untuk mempelajari penyimpangan yang terjadi dalam kehidupan masyarakat.

Teori Labeling

Berdasarkan teori yang dicetuskan oleh Edwin M. Lemert ini, seseorang bisa menjadi orang yang berperilaku menyimpang dikarenakan proses labeling. Proses labeling ialah menyematkan sesuatu yang menyimpang pada diri seseorang seperti julukan, cap, dan merk.

Teori Hubungan Diferensiasi

Teori ini disampaikan oleh Edwin H. Sutherland, isi teori ini adalah agar terjadi penyimpangan maka seseorang harus mempelajari terlebih dahulu tentang cara untuk menjadi seorang yang berperilaku menyimpang.

Teori Anomi Robert K Merton

Teori ini menganggap bahwa anomie disebabkan oleh adanya ketidakselarasan antara tujuan budaya dengan beberapa cara yang dipakai untuk mencapai tujuan tersebut.

Ciri-Ciri Perilaku

ciri perilaku menyimpang

Menurut pendapat dari Paul B. Horton, perilaku menyimpang memiliki ciri-ciri:

  1. Penyimpangan bisa diterima dan juga dapat ditolak.
  2. Penyimpangan bisa bersifat relatif dan bisa bersifat mutlak. Itu artinya perbedaannya ditentukan oleh frekuensi serta kadar penyimpangannya.
  3. Penyimpangan harus bisa didefinisikan.
  4. Terdapat norma-norma penghindaran dalam penyimpangan. Norma penghindaran ialah pola perbuatan yang dilakukan orang untuk memenuhi keinginan mereka, tanpa harus menentang nilai-nilai tata kelakuan secara terbuka.
  5. Penyimpangan sosial bersifat adaptif, maksudnya perilaku menyimpang merupakan sebuah cara untuk menyesuaikan kebudayaan dengan adanya perubahan sosial.
  6. Penyimpangan pada budaya nyata atau pada budaya ideal? Maksudnya budaya ideal merupakan seluruh peraturan hukum yang berlaku di dalam suatu kelompok masyarakat. Di antara budaya nyata dan budaya ideal akan selalu ada kesenjangan.

Sifat-Sifat Perilaku

Penyimpangan ternyata tak selalu bersifat negatif. Ada juga perilaku menyimpang yang bersifat positif. Jadi sifat penyimpangan sosial memiliki dua jenis, yaitu penyimpangan positif dan penyimpangan negatif.

Penyimpangan Sosial Positif

Penyimpangan positif adalah penyimpangan yang mengarah ke perbuatan-perbuatan yang membawa nilai sosial yang diharapkan. Perilaku menyimpang yang positif tersebut memang tidak sesuai dengan norma yang berlaku, namun hasilnya baik bagi masyarakat.

Contoh dari perilaku menyimpang positif yaitu wanita yang berkarir di dunia politik di mana tindakan tersebut melanggar nilai yang berlaku di dalam masyarakat tersebut.

Penyimpangan Sosial Negatif

Penyimpangan sosial negatif ialah tindakan yang dipandang rendah, melanggar nilai-nilai sosial yang berlaku, dan pelakunya sudah tidak bisa ditolerir oleh warga masyarakat. Contoh penyimpangan negatif yaitu pembunuhan, perampokan, pencurian, korupsi, dsb.

Jenis Perilaku

jenis perilaku menyimpang

Di lihat dari jenisnya, perilaku menyimpang bisa dibedakan menjadi tiga jenis; berdasarkan kekerapanannya, berdasarkan jumlah orang yang terlibat, dan berdasarkan sifatnya.

1. Berdasarkan Kekerapannya

Penyimpangan Sosial Primer

Adalah penyimpangan yang bersifat temporer atau sementara. Pelaku penyimpangan sosial primer masih bisa diterima oleh kelompok sosialnya, karena perilaku menyimpangnya tersebut tidak selalu melanggar aturan tersebut. Misalnya, orang yang melanggar aturan lalu-lintas, orang yang pernah minum minuma keras.

Penyimpangan Sosial Sekunder

Pengertian penyimpangan sosial sekunder adalah perilaku menyimpang yang dilakukan oleh seorang individu secara berkelanjuta tanpa mendapatkan sanksi. Sehingga, orang tersebut dikenal sebagai orang yang berperilaku menyimpang.

Contoh perilaku menyimpang sekunder ini yaitu, seorang individu yang setiap hari minum minuman keras, atau seorang siswa yang terus menerus menyontek temannya.

2. Berdasarkan Jumlah Orang yang Terlibat

Penyimpangan Individu

Penyimpangan individu merupakan penyimpangan yang dilakukan seorang diri tanpa ada peran / hubungan dengan orang lain. Seorang individu tersebut melanggar norma dan aturan yang berlaku di masyarakat tersebut.
Biasanya si pelaku penyimpangan tersebut akan diasingkan oleh warga sekitar dan bahkan bisa dipenjara.

Penyimpangan Kelompok

Penyimpangan kelompok ialah penyimpangan yang dilakukan bersama-sama di dalam suatu kelompok tertentu.

3. Berdasarkan Sifatnya

Penyimpangan Bersifat Negatif

Penyimpangan yang mengarah ke perbuatan yang melanggar norma-norma yang berlaku dan merupakan tindakan tercela.

Penyimpangan Bersifat Positif

Penyimpang yang memiliki dampak positif pada sistem nilai kehidupan masyarakat setempat.

Penyebab Perilaku

  1. Penyimpangan akibat hasil proses sosialisasi subkebudayaan menyimpang.
  2. Penyimpangan sebagai akibat dari proses sosialisasi yang tidak sempurna.
  3. Penyimpangan sebagai akibat dari hasil proses belajar yang menyimpang.
  4. Bentuk Perilaku Menyimpang
  5. Penyalahgunaan Narkoba
  6. Penyimpangan Seksual
  7. Alkoholisme
  8. Kenakalan Remaja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *